Warga Pengungsi Gempa dan Tsunami Palu-Donggala Butuh Penanganan Medis

INDONESIASATU.CO.ID:

BUOL Sulteng-Hingga Hari ke enam Evakuasi jenazah korban gempa bumi dan tsunami di palu yang menguncang kota palu dan sekitarnya pada hari jum'at 28/09/2018 terus dilakukan oleh tim basarnas.TNI.polri.

Gempa yang berkekuatan 7,4 skal rihkter yang telah memporak porandakan seluruh kota palu jum'at lalu akibatnya seluruh bangunan yang berada di pesisir pantai kota palu ludes ratah dengan tanah

Sampai saat ini proses evakuasi warga yang tertimbun reruntuhan masi terus dilakukan disejumlah tetmpat yang terparah yaitu pada pemukiman warga perumnas balaroa.pemukiman petobo.dan sepanjang pesisir pantai palu barat

Bantuan logistik terus mengalir dari sejumlah pemerintah kabupaten gorontalo.manado sulawesi utara dan pemerintah kabupaten BUOL dan rencananya langsung diserahkan di posko sentral dinas sosial pemerintah propinsi sulawesi tengah meskipun masih ada sebagian warga yang terkena dampak bencana alam tersebut belum tersentuh oleh bantuan berupa makanan.minuman dan pakaian

Sampai saat ini warga masyrakat yang berhasil menyelamatkan diri dari bencana hantaman tsunami dan gemap masi terus menempati tempat pengungsian dikarenakan rasa kehawatiran masih terus menghantui sebab pada setiap menit gempa masih dirasakan serta kendala tempat atau rumah-rumah mereka yang sudah roboh

Selain sejumlah bantuan makanan dan pakaian warga juga berharap kepada pemerintah untuk segera mendatangi tenda-tenda pengungsian untuk memberikan penaganan medis guna melakukan pengobatan secara langsung sebab dikhawatirkan semakin hari kondisi kesehatan warga yang berada di tempat pengungsian terus menurun terutama terhadap anak-anak akibat wabah penyakit seperti diare,flu serta ancaman penyakit mematikan yaitu kolera***rahmat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Whatsapp

Index Berita