Upah Tak Dibayar Selama 3 Bulan, Ratusan Sopir Dum Truk Mogok Kerja

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Ratusan sopir dan kernet Dum Truck menghentikan pengangkutan dari tempat pengerjaan Tol Nganjuk - Kertosono yang dikelola PT CRBC di Dusun Sedan Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron, Jumat (13/4/2018). Akibatnya,sempat macet selam tiga jam proyek berhenti.

Mogoknya ratusan awak truk tol PT CRBC dipicu belum dibayarkannya gaji mereka bulan Januari sampai maret 2018. Aksi mogok dilakukan dengan memarkir Dum Truck di areal Tol dusun Sedan. Ratuan sopir dan kernet memilih duduk-duduk di warung kopi sambil menunggu kejelasan petinggi PT CRBC setempat.

Suhartono, sopir dum truk dan warga Desa Kemlokolegi, mengatakan, upah sopir harusnya dibayarkan 13 maret 2018.

“Namun sampai hari ini belum juga dibayarkan,“ kata Suhartono kepada ketika ditemui dilokasi Demo.

Lanjut Suhartono, para sopir bukan mesin produksi yang siap digerakkan kapanpun dan mengatakan upah tiga bulan yang belum dibayarkan per orang dah berapa,dikalikan semua yang hadir,terus keluarga saya makan apa mas," ujarnya sambil berteriak keras

Turmuzi dari perwakilan sopir truk juga Pengelola subcon dum truk menambahkan,ratusan sopir yang bekerja mencari nafkah di PT CRBC akan terus mogok kerja sampai upah dibayarkan.

“Kita akan terus mogok jika upah tidak dibayarkan. Kami juga akan memarkir truk didepan proyek Nasional ini, karena sudah sangat tidak manusiawi masak dah tiga bulan tidak ada kejelasan,padahal ini proyek Nasional sambil menunggu kejelasan pembayaran upah dari CRBC, “ tegasnya.

Sementara Wakil dari PT CRBC Raymond berjanji segera membayarkan gaji para sopir yang disebutkan keterlambatan pembayaran disebabkan masalah administrasi saja.

”Penyebabnya masalah administrasi,“ katanya kepada Wartajatim.com

Ia mengaku sangat memaklumi tuntutan para awak angkutan dum truk  tersebut. Karena memang tidak biasanya begini. Dikatakan, biasanya para sopir menerima upah setiap bulan atau selambat-lambatnya tanggal 1 setiap bulan.

Pemicu terlambatnya pembayaran upah sopir dikarenakan memang ada troble dari Pihak PT CRBC yang melakukan pencairan dana.“Kita menyadari memang ada keterlambatan dan Itulah yang menyebabkan keterlambatan pembayaran upah,“ jelas Raymond.(kla)

Index Berita