Terkesan Dibiarkan, Jalan Rusak Penyambung Ekonomi Warga Tak Kunjung di Perbaiki

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Warga dari sejumlah desa di Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk menilai akses jalan yang digunakan dump truk pengangkut material proyek jalan tol CRBC rusak parah, Rabu (17/4). Warga kesal dengan kerusakan jalan yang terjadi akibat lalu lalang dump truk untuk melakukan perbaikan.

Warga desa yang rumahnya dampak akibat jalan rusak akibat dump truk pengangkut material yang melintas di akses tersebut sengaja dibiarkan. Warga juga mengeluh tidak akan ada perbaikan sama sekali

Salah satu warga Desa Kemaduh, Maudi (54) mengatakan, akses jalan yang rusak parah yang tak kunjung dilakukan perbaikan berdampak sama ekonomi kami.

"Sampai kapan ini diperbaiki tidak ada perhatian sama sekali. Hanya janji-janji palsu. Sampai sekarang belum ada perbaikan," katanya.

Menurut Santoso Kepala bidang jalan Bina Marga Nganjuk mengatakan, kerusakan yang disebabkan oleh lalu lalang puluhan dump truk pengangkut material proyek jalan tol setiap harinya sudah sangat mengganggu warga. Dia menyebut sudah di anggarkan tahun 2020 tapi pihak CRBC tidak pernah merepon padahal kerusakan terparah akibat jalan rusak diakibatkan dampak dari tol

"Kami sudah menyampaikan hal tersebut tidak hanya di Desa Kemaduh saja, kerusakan jalan juga terjadi di Desa Kemlokolegi hingga Desa Waung. akan tetapi pihak Tol dalam hal ini CRBC tidak begitu respon," ujarnya.

Selain kondisi jalan menjadi rusak, apalagi musim hujan banyak genangan air yang menutupi lubang yang ditimbulkan karena dampak tol juga mengancam keselamatan warga. 

"Kalau musim hujan jalan jadi rawan kecelakaan. Sudah sering terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Sementara Camat Baron Edi  menegaskan akan berupaya melakukan koordinasi ke Kabupaten untuk melakukan perbaikan jalan hingga tuntutan warga terdampak perbaikan jalan dipenuhi. 

‎"Ini sudah berkali-kali kami melakukan rapat bahkan musrenbang kita juga usulkan tapi CRBC nya belum memenuhi janjinya untuk perbaikan. Kami tidak mau lagi mediasi lagi, apapun yang kita lakukan sudah maksimal," tandasnya.(kang)

  • Whatsapp

Index Berita