Terima Kasih Bapak Kapolda Sulsel, Pilkada Berjalan Aman dan Kondusif, Gagal Zona Merah

INDONESIASATU.CO.ID:

SULAWESI SELATAN - Polda Sulsel, Tahapan terpenting Pilkada serentak telah usai dan berlangsung aman terkendali, tanpa insiden gesekan konflik yang massif dan destruktif memengaruhi proses tahapan Pilkada. Padahal sebelumnya, pihak Kemendagri maupun Menko Polhukam mewarning bahwa pelaksanaan Pilkada di Sulsel  selama ini, telah di cap sebagai zona merah yang rentan memicu konflik, mengancam demokrasi.

Ketika pertama kali bertugas di Sulsel, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Umar Setono, SH, MH, langsung merespon momentum Pilkada serentak di Sulsel dengan menyatakan bahwa meski pun Sulsel dianggap sebagai zona merah, tetapi bagi Irjen Umar itu tidak akan terjadi jika Allah menghendaki lain. Karena itu, harus ada doa dan tekad yang kuat serta ikhtiar yang optimal untuk mencegah supaya cap dan prediksi zona merah tidak terjadi.

Alhamdulillah (pujian hanya kepada Allah) Sulsel tidak terbukti sebagai zona merah.
Menurut pengamatan penulis, setidaknya ada 4 (empat) faktor keberhasilan segenap jajaran Polda Sulsel dalam menggagalkan cap Sulsel sebagai zona merah. 

Pertama, adanya kekuatan harapan yang dipanjatkan melalui doa. Sebuah doa memiliki sejumlah dimensi yang berimplikasi pada harapan dan optimisme untuk bekerja secara berhati-hati dan tidak arogan (takabbur), sehingga terhindar dari kelalaian dalam bekerja. Doa juga merefleksikan keterbatasan manusia tetapi kemudian potensinya dilipat gandakan oleh yang Mahakuasa. Hal ini selaras dengan prinsip kerja sejak zaman Yunani kuno; "ora et labora." Berdoa sambil bekerja.

Kedua, keteladanan. Sebagai pemimpin tertinggi di jajaran Polda Sulsel yang mengendalikan tugas ribuan polisi, tentu tidak mudah untuk menggerakkan secara total dan tuntas, sesuai arahan berdasarkan program Kapolda. Namun, karena ada faktor ketauladanan yang menyentuh aspek terdalam setiap manusia, yaitu hati dan pikiran jernih, maka segenap potensi Polda Sulsel bergerak  secara tulus dengan target maksimal.

Ketiga, ikhtiar (kerja keras). Makna ikhtiar adalah memilih langka terbaik dengan melaksanakannya secara sungguh-sungguh, sembari bertawakkal kepada Allah Mahakuasa yang menentukan sukses tidaknya segala amalan manusia. Dengan kata lain, ikhtiar adalah keja cerdas dengan landasan iman dan taqwa. 

Keempat, Kekompakan. Tampak jelas oleh masyarakat bagaimana kekompakan antara TNI dan Polri dalam mengawal dan mengamankan  Pilkada serentak di Sulsel, sehingga segenap elemen strategis masyarakat respek dan merasa ikut bertanggung jawab bahu membahu berperan serta mengamankan Pilkada.

Tentu, masih ada faktor lainnya yang tidak sempat penulis sebutkan. Tapi intinya, Pilkada Sulsel aman. Alhamdulillah, Terimakasih Pak Kapolda. Wallahu a'lam Bishawwabe.(hy/sasmito)

Index Berita