Sulit Dapatkan Air, Petani di Desa Kedungsingit Kabupaten Trenggalek Mulai Gagal Panen

INDONESIASATU.CO.ID:

TRENGGALEK - Musim kemarau yang berkepanjangan dirasakan oleh masyarakat, khusunya bagi para petani dan tidak terkecuali dirasakan juga oleh salah satu petani, yaitu, Suwoyo dari Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek."Saya terpaksa pakai mesin penyedot untuk mendapatkan air karena takut tanaman padi mati," terangnya, Sabtu (20/5).

Menurutnya, walaupun menggunakan mesin tapi perolehan air tidak maksimal karena sumurnya cukup dalam."Akar - akar padi mulai pecah, ini akan menjadi pertanda buruk gagal panen," imbuhnya. 

Walaupun masih berharap tidak gagal panen, bapak dua anak ini cukup pesimis karena biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit."Saya hanya pasrah, mudah - mudahan tidak rugi banyak," katanya. 

Selanjutnya, menurut dia, kesulitan mendapatkan air dimusim kemarau harus menjadi menjadi perhatian pemkab Trenggalek, paling tidak bisa memberikan jalan keluar."Sangat diharapkan pemerintah daerah hadir disaat petani mengalami kesulitan," pungkasnya (ags).

  • Whatsapp

Index Berita