Puluhan Warga dan Perangkat Desa Tanjungkalang Disidang Akibat Tebang Pohon Jati Pinggir Jalan

WARTAJATIM.COM: NGANJUK - Aksi tebang pohon puluhan warga dan perangkat Desa Tanjungkalang Kecamatan Ngronggot mendatangi di balai Desa Tanjungkalang,aksi tersebut mencuat pada hari minggu (10/9/2017) puluhan warga dan Perangkat Desa melakukan penebangan pohon jati tanpa seizin Pemkab, Rabu (13/9/2017).

Aksi penebangan pohon jati pinggir jalan ini merupakan buntut dari himbauan perangkat desa dalam hal ini Sekdes Desa Tanjungkalang Halim yang memberikan rekomendasi untuk melakukan penebangan pohon jati di jalan umum Desa Tanjungkalang.

Akibat penebangan itu, salah satu warga Saiko yang juga (Ketua perwakilan Komite pemberantas korupsi) Desa Tanjungkalang meminta Kades bertanggung jawab.

"Saya selaku warga Tanjungkalang tidak terima dengan adanya penebangan pohon ditepi jalan karena ini melanggar aturan pemda no 7 tahun 2014,pasalnya pohon ini milik pemerintah daerah,"ungkapnya di sela sela rapat kordinasi di balai desa.

Masih bersama Saiko,ditambahkan Aksi ini karena ada kebijakan perangkat Desa yang mengijinkan penebangan pohon di jalan umum,” jelas pria yang kantornya berdomilisi di Desa Tanjungkalang.

Disinggung wartawan Terkait kronologi, Saiko menjelaskan jika sebelum aksi, pihaknya bersama warga sedang mengadakan pertemuan dikantor nya KPK (Komite pemberantasan korupsi) guna membahas adanya perangkat Desa atas penebangan pohon tersebut.

Kades Desa Tanjungkalang Nur affandi ikut dalam acara rapat dibalai Desa  mengatakan pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi adanya penebangan pohon,namun Dia (Kades,red) mempertemukan warga dan perangkatnya untuk mencari solusi.

"Saya pribadi tidak pernah menyuruh apalagi mengizinkan,semua warga baik perangkat saya undang disini biar selesai,"terangnya.

Sementara Camat Ngronggot diwakili Kasi Pemerintahan Mali membenarkan aksi penebangan ini,dia sendiri menyampaikan permintaan maaf kepada semuanya yang hadir atas kejadian ini,namun pihaknya akan tetap kordinasi terkait kejadian ini kepada Muspikam Kecamatan Ngronggot.

"Saya mewakili Pak Camat untuk menyampaikan kepada warga Desa Tanjungkalang,Pak camat sendiri sudah melakukan kordinasi sama KLH Pemkab Nganjuk,"jelasnya

Kapolsek Ngronggot lewat Kanitreskrim Iptu Tyo saat dikonfirmasi awak media di balai desa tanjungkalang mengatakan, saat ini pihaknya sudah bisa mengendalikan keadaan di lokasi.

“Kami tetap standby kan anggota di kantor desa untuk berjaga,” ungkapnya. (kuswanto)