Pengadilan Tinggi Sumatera Barat, Resmikan Pelayan Terpadu Satu Pintu

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Pengadilan Tinggi Sumatera Barat, meresmikan Pelayan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Negeri Lubuksikaping, serta inovasi layanan berbasis teknologi dan informasi untuk para pencari keadilan, Selasa (15/05/2018). 

Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Barat, H Husni Rizal, SH mengatakan,"Seluruh proses pendaftaran perkara dapat dilaksanakan di satu area dalam waktu yang singkat. Kami juga ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa urusan pengadilan dapat diakses lebih mudah dan dimana saja serta menghemat waktu dengan layanan ini," kata Husni Rizal kepada indonesiasatu.co.id. 

Disebutkan,"Pada hari ini saya akan meresmikan pelayanan terpadu satu pintu di Pengadilan Negeri Lubuksikaping. Pelayanan ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin berhubungan dengan pengadilan atau para pencari keadilan supaya gampang berhadapan dengan pengadilan dalam segala hal," katanya.

Segala macam urusan menyangkut peradilan,"Baik perkara perdata maupun pidana bisa dilayani di PTSP ini. Kita ingin mewujudkan bagaimana supaya peradilan ini berubah menjadi peradilan yang agung, sesuai dengan apa yang menjadi visi misi dari pada Mahkamah Agung," katanya. 

Ia menambahkan,"Kedepan, kita juga tengah menyiapkan bagaimana orang mengajukan gugatan tidak seperti yang dulu. Jadi, seorang yang mengajukan gugatan, bisa membuat gugatan dan diajukan secara on line lalu dikirim ke pengadilan. Kita sudah menyiapkan aplikasi untuk itu," katanya. 

Bahkan, kata dia, dengan adanya aplikasi,"Semua transparan. Tidak ada lagi bayar-bayar di bawah meja, dengan sistem terbaru kini. Masyarakat yang mengajukan gugatan bisa menentukan besaran biaya gugatan dan semua disetorkan ke bank," katanya. 

Husni optimistis,"PTSP ini mengurangi dari sistem-sistem yang lama. Biasanya orang mencari surat salinan keputusan harus bayar, mencari surat ini meski pun dikit harus bayar, itu semuanya akan dihapus. Dan, saya harapkan kejadian itu tidak terjadi lagi di lingkungan pengadilan," tukasnya. 

Husni berharap,"Pengadilan, berkomitmen memberikan pelayanan yang prima, berkualitas dan baik, serta tidak ada lagi pungli, korupsi atau main perkara di pengadilan. Itu yang saya harapkan, karena pengadilan ini harapan terakhir masyarakat untuk mendapatkan keadilan," katanya.(Anto)

 

  • Whatsapp

Index Berita