Pabung Kodim 0712/Tegal Hadiri Launching Desa Wisata Religi di Ponpes Attauhidiyah Cikura

INDONESIASATU.CO.ID:

  BOJONG – Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0712/Tegal menghadiri Launching Desa Wisata Religi oleh Bupati Tegal  Entus Susmono di pondok pesantren Attauhidiyah Cikura Desa Cikura Kec. Bojong Kab. Tegal. Kamis (25/01)

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tegal Ibu Dra Hj Umi Azizah, Kabagren Polres Tegal Kompol Mukid mewakili Kapolres Tegal, Kapten Inf Pagelan yang mewakili Danbrigif 4/DR, Pabintal Yonif 407/PK Lettu Inf Taufik mewakili Danyon 407/PK, KH. Ahmad Saidi bin KH. Said bin Armia pengasuh ponpes Attauhidiyah cikura, Anggota DPRD Dra Novi, Kadis Pariwisata Kab Tegal Suhanrinto S.Sos Msl, Habib Ali Al-Attos, Fokompincam Kec. Bojong, Kades se Kec. Bojong serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, juga santri Ponpes Attauhidiyah.

Pada sambutannya Bupati Tegal menyampaikan bahwa untuk menangkap peluang di bidang pariwisata khususnya wisata religi, Pemerintah Kabupaten Tegal berupaya membangun konsep dan strategi pengembangan wisata religi mulai dari pengelolaan destinasinya, pemberdayaan masyarakatnya, pengemasan produk wisatanya hingga promosi dan pemasaran segmen wisata minat khusus ini.

Strategi tersebut diharapkan tidak saja menarik minat kunjungan wisatawan lokal, akan tetapi juga wisatawan asing, mengingat keberadaan Pondok Pesantren At-Tauhidiyyah Cikura ini sudah dikenal masyarakat luas bahkan hingga ke mancanegara.

Bupati juga meyakini, bahwa potensi untuk menarik minat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Tegal melalui konsep wisata religi ini sangatlah terbuka, terlebih Pemerintah saat ini tengah menggencarkan pencanangan wisata halal di sejumlah tempat di Indonesia. “Mudah mudahan Kabupaten Tegal segera menyusul Selain memiliki situs sejarah, keberadaan Pondok Pesantren At-Tauhidiyyah di Giren maupun di Cikura ini sangat diharapkan mampu memperkuat citra wisata religi di Kabupaten Tegal”, harapnya.

“Attauhidiyyah sebagai pusat kajian dan pengembangan menawarkan wisata taman keilmuan dengan keterlibatan para kyai dan santrinya yang siap secara terbuka melayani masyarakat dengan membagikan pengetahuan dan kajian keislaman yang bersumber dari Al-Quran, hadits, tafsir, filsafat dan lain sebagainya”, jelas Bupati. (pendim tegal)

  • Whatsapp

Index Berita