Momen HUT Sultra, Aktivis Asal Buteng Suarakan Empat Tuntutan

INDONESIASATU.CO.ID:

KENDARI - Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tenggara (HUT Sultra) yang ke-54, puluhan aktivis asal Buton Tengah (Buteng) menggelar aksi damai di pertigaan kampus Universitas Haluoleo Oleo (UHO) Kendari, Selasa sore (24/04/2018).

Puluhan massa yang menggelar aksi merupakan gabungan dari tiga elemen yakni Gertak Buteng, Barisan Sayap Kiri dan KOPPMAWA. Tema yang diusung dalam aksi damai tersebut adalah "Merefleksi Empat Tahun Terbentuknya Kabupaten Buton Tengah".

Salah satu peserta aksi Rahim mengatakan, ada empat tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut, dimana hal ini merupakan permasalahan publik yang butuh respon dan solusi terbaik dari pimpinan daerah.

"Empat tuntutan kami yakni Keprihatinan terhadap ibu kota Kabupaten Buteng (Labungkari) yg sampai hari ini belum ada pembangunan apa pun, pengelolaan Dana Desa (DD) yang masih jauh dari harapan ditandai dengan beberapa kepala Desa yang diperiksa oleh Kejaksaan," kata dia dalam pres releasenya.

"Bobroknya kualitas birokrasi yang ada di Buton Tengah, serta tuntutan yang keempat yakni kami meminta dengan hormat kepada pemerintah daerah untuk segera mempresur pemekaran Kecamatan Wamolo," sambungnya.

Meskipun cuaca kurang bersahabat, puluhan aktivis asal Buteng ini tetap nekad turun ke jalan dengan peralatan seadanya untuk menjalankan amanah Pasal 28 UUD 1945 dan UU RI No. 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

"Walaupun tadi gerimis, tapi itu tidak menyurutkan semangat dalam menyuarakan aspirasi kami yang telah dijamin oleh Undang-Undang, kami akan terus memantau sistem pemerintahan dan perkembangan di Buteng, karena itu adalah kewajiban kami sebagai agen sosial kontrol untuk mengingatkan pemerintah," tutupnya. (Ton)

Sumber: Bumisultra.com

Index Berita