Mau Berubah? Datang ke TPS 27 Juni dan Pilih dengan Hati Nurani, Serahkan Amanat pada Pemimpin yang Mencintai Rakyat

INDONESIASATU.CO.ID:

OPINI - Ingin berubah? Lepaskan Selimut, Hilangkan Kemalasan, Buang Ketidakpedulian, Saatnya kita ikut menentukan mau dibawa kemana negara ini ke depannya. Ini sangat erat hubungannya dengan pemimpin yang kita pilih pada 27 Juni nanti, Ayo Datang ke TPS dan Pilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani. Pilih pemimpin yang jauh dari pencitraan yang penuh dengan kebohongan, pilih pemimpin yang menyayangi rakyat, pilih pemimpin yang taat sama ulama, pilih pemimpin yang takut dosa, dan pilih pemimpin yang takut berdusta.

Indikasi pemimpin baik itu sangat sederhana, tidak banyak janji dan tidak suka puja puji, pemimpin yang tidak anti kritik, pemimpin yang tidak gila sanjungan, dan begitu sebaliknya indikasi pemimpin penipu itu juga sangat sederhana, banyak janji tapi tak satu pun ditepati, anti kritik, suka mengumbar prestasi walau kadang itu tak ada arti, gila sanjungan dan puja puji, dan suka membully rakyat dengan ancaman hukum dan pidana sana sini. 

Pemimpin yang baik juga tergambar dari pendukungnya, kalau pendukungnya itu baik dan santun makan pemimpinnya biasanya lebih santun lagi, tapi begitu juga sebaliknya pemimpin yang tidak baik juga tergambar dari pendukungnya, kalau pendukungnya norak maka pemimpinnya jauh lebih norak lagi.

Aura pemimpin akan tergambar dan terpancar pada perilaku rakyat yang dipimpinnya, pemimpin yang baik selalu membawa kedamaian dan kenyaman, walaupun tak kaya tapi bahagia, tak banyak bicara tapi tegas dalam bertindak, wibawanya muncul bukan karena jabatan atau keturunan, jauh dari kontroversial jauh dari tindakan provokatif, menjaga sifat dan sikap.

Namun sebaliknya pemimpin yang tidak baik juga terlihat jelas dari sifat dan sikapnya, menggunakan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan, rekayasa sana-sini, tekan sana-tekan sini, uang bertebaran di mana-mana, lempar batu sembunyi tangan, suka melontarkan tuduhan palsu, suka menyebarkan hoax dengan mengatasnamakan orang lain, fitnah sana-fitnah sini, adu domba sudah jamak bagi mereka, apabila bujuk rayu dan uang tak mempan mereka akan menggunakan kekuasaan. 

Pada 27 Juni 2018 adalah Tonggak perubahan dan perlawanan rakyat atas ketidakadilan, gunakan hati nurani, pilih pemimpin yang bersih, yang jauh dari isu korupsi, yang jauh dari isu kontroversi, yang jauh dari provokasi dan adu domba, rasakan dengan hati, apabila Anda merasa nyaman dengan pilhan Anda pilihlah dia walaupun ada uang yang Anda terima dari pemimpin jahat yang menggunakan segala cara untuk mencuri suara Anda.

Datanglah ke TPS-TPS dan kawal suara yang telah Anda berikan, pastikan amanah Anda berada di tangan yang terpercaya. Yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah cuma satu, Pemimpin yang Jujur.

Keadilan cuma akan diberikan oleh pemimpin yang jujur, kenyaman hanya akan diberikan oleh pemimpin yang jujur, kesejahteraan hanya akan diberikan oleh pemimpin yang jujur. Pemimpin yang jujur tidak akan berlaku rasis, pemimpin yang jujur tidak akan berlaku diskriminatif, pemimpin jujur tidak akan menghilangkan jasa para pendahulunya, pemimpin jujur akan mengakui kelemahan dan kekhilafannya, pemimpin jujur tidak akan mengambil yang bukan HAKnya.

Kita, rakyat tidak bisa berharap banyak pada pemimpin yang hobi pencitraan tapi NOL besar pada realisasi dan kenyataan. Pemimpin yang pandai bicara tidak jaminan untuk bisa bekerja, pemimpin yang lemah lembut juga tidak berarti tidak bisa tegas, pemimpin yang baik akan takut sama Tuhan, sama sang pencipta Yang Maha Kuasa, pemimpin yang baik tidak akan pernah menepuk dada, apalagi menantang Tuhan baik dengan ucapan ataupun tindakan.

Suara Anda adalah Suara Tuhan, salah memilih akan mengundang kemarahan Tuhan, tapi bila Kita memilih pemimpin yang baik dengan cara yang benar akan mengundang Rahmat Allah SWT, yang akan mengubah Indonesia menjadi Rahmatan Lil Alamin,  Negeri yang Gemah Ripah Loh Jinawi, Negeri yang Baldatun Thayyibatun Wa Robbun  Ghofur.

Jakarta, 24 Juni 2018

Diamnya Jurnalis adalah Berfikir

 

Index Berita