Ijin Lyrics Karaoke Makassar Terancam Dicabut

INDONESIASATU.CO.ID:

MAKASSAR-Dengan adanya sorotan dari kalangan LSM Gempar yang mana memvonis Dinas Perdagangan telah melakukan perselingkuhan dengan pihak lirik.

Gempar memvonis, bahwa pihak Dinas Perdagangan telah membekingi rumah bernyayi yang berada ditengah kota yang letaknya dijalan pelita kelurahan ballaparang kecamatan Rappocini kota Makassar.

Didalam rapat terkait adanya isu bahwa rumah bernyayi lirik menjual minuman diatas alkohol 5 persen, hadir didalam rapat diantaranya, Kepala Dinas Perdagangan, Dinas PTSP, Dinas pariwisata, Dinas perhubungan, Satpol PP, Pd Parkir, polres pelabuhan, Polsek Rappocini, serta pihak lirik.

Andi Muh Yasir menegaskan bahwa, "Dengan adanya isu yang tidak benar yang mana pula sempat viral dimedia online terkait berita Kadis Perdagangan selingkuh dengan rumah bernyayi lirik, maka dari itu saya selaku kepala Dinas Perdagangan sangat tergnggu dengan adanya isu itu", ucapnya.

Andi muh Yasir menambahkan," maka dari itu saya memanggil pihak terkait lirik Dan meminta pihak lirik agar segera mengurus izinnya yang sudah mati", ucapnya.

Kadis pariwisata atau yang mewakili Andi nasaruddin mengungkapkan, “Diminta agar pihak lirik segera mengurus izinnya jangan Ada kejadian seperti ini baru mau diurus izinnya," ucapnya yang singkat.

Adapun masalah mengenai izin dari pihak rumah bernyayi harusnya merubah nama izinnya, Kabid PTSP juga berharap agar pihak pengelola rumah bernyayi agar datang sendiri untuk mengurus izinnya apabila izinnya sudah mati, Ucap Andi Engka.

Yusran Wakil Ketua Dewan Etik IWO Sulsel angkat bicara didalam rapat terkait isu perdagagang selingkuh dengan pihak rumah bernyayi lirik mengungkapkan, wartawan atau jurnalis ini Harusnya memberitakan pemberitaan yang seimbang Jangan asal menulis seperti apa yang diberitakan di beberapa media online belum lama ini, pukasnya.

Kaka Yus, sapaan sehari harinya menambahkan, ” Saya selaku Wakil dewan etik, mengatakan untuk masalah sosial lingkungan masalah Pelayanan izin Serta amdal lalin SPPL itu ada standard nasionalnya maka dari pihak manapun yang ingin melakukan Aksi atau sejenisnya, Harusnya vernal dalam mengambil sikap Jangan asal Aksi aja tanpa ada kejelasan, ucapnya.

Dan yang Jadi pertanyaan buat kami yang ada diruangannya rapat ini, kenapa pihak Gempar tidak hadir dirapat ini padahal kami Gempar yang lempar isu ini, pada intinya sangat disayangkan sekali dengan adanya isu yang dibuat buat oleh pihak Gempar ini, tambah Yus.(herman)

  • Whatsapp

Index Berita