Festival Band Piala Kapolres Malang Kota "Anti hoax ,Isu sara Dan Ujaran Kebencian" 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

Malang-Dalam rangka hari ulang tahun Bhayangkara yang akan jatuh pada bulan juni ,Polres malang kota mengadakan kompetisi band.Ajang Festival band ini diikuti oleh pelajar dan umum dari kota malang sendiri dan luar kota malang yang memperebutkan piala Kapolres malang kota 2018.Menurut Kapolres malang kota AKBP Asfuri Sik,Mh ajang festival band ini juga untuk mewadahi bakat musik yang ada di masyarakat dan juga dalam rangka mendukung Pilkada damai 2018 bertema "Anti hoax , isu sara dan ujaran kebencian".

Dalam festival band ini juga diwajibkan bagi peserta untuk membawakan 2 lagu wajib dengan judul "Anti hoax" dan "Patuh".Salah satu tujuan diadakan festival ini adalah agar musisi juga bisa menjadi duta anti hoax di kalangan musisi sendiri dan di kalangan masyarakat pada umumnya.

Karena jumlah peserta yang banyak., festival band ini diadakan 2 kali yaitu babak penyisihan untuk menentukan 10 besar ( 5 pelajar,5 umum).Pada babak penyisihan kategori umum dilaksanakan tanggal 2/5 dan kategori pelajar 3/5 bertempat di Godbless cafe jalan Letjen S.parman malang.

Babak penyisihan berlangsung seru.karena ternyata malang masih menyimpan banyak bibit-bibit musisi berbakat.Festival yang diadakan Kapolres malang ini juga festival band pertama kali di kota malang setelah kota malang vakum akan adanya ajang festival band selama beberapa tahun ini.

Malang sendiri terkenal menjadi barometer musik di tanah air.Dan dengan adanya festival band yang diadakan Polres malang kota ini memberikan angin segar buat musisi-musisi kota malang yang selama beberapa tahun ini sepi kompetisi sekelas festival band.Menurut salah satu juri yaitu Dian pada festival ini banyak peserta yang bagus ,tetapi memang juri tetap harus memilih sesuai ketentuan panitia.

Dari sekian banyak peserta banyak yang mengeluhkan  tentang sound system panggung , karena karakter tiap band berbeda , karena band yang membawakan lagu dengan arrasement biasa dan tempo sedang tentunya sangat berbeda dengan band yang membawakan lagu dengan tingkat skill kesulitan tinggi.Dan untuk setelan sound systemnya tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh bagian soundman.Sedangkan pada technical meeting peserta dilarang menyetel sendiri sound monitor di atas panggung karena sesuai peraturan sound monitor disegel panitia.

Hal ini menjadi bumerang buat band yang membawakan musik karakter rock dengan tingkat kesulitan yang tinggi karena setelan sound systemnya tidak "balance "diatas panggung.Padahal menurut salah satu peserta band , sewaktu pendaftaran sudah mengisi formulir pendaftaran dan menyebutkan judul lagu bebas yang akan dibawakan pada waktu festival yang seharusnya bisa dijadikan acuan panitia dan pihak sound  untuk memberikan kenyamanan peserta dalam hal tata suara sound system.

Dari hasil babak penyisihan di Godbless cafe tanggal 2 dan 3 /5 telah lolos 5 besar dari kategori umum yaitu seven Diamond , Quintrix , go rock , peter sally , ex Lancer juga 5 besar dari kategori pelajar yaitu tiga nada and friends , d'new Ray ,cheese cassava , stetsa project , K - project dan akan diadu lagi di final pada  HUT Bhayangkara 5/5 di halaman Polresta malang kota.(Hendro B.L)

  • Whatsapp

Index Berita