Dua Pamen Mabes Polri Kembali Panggil Tersangka Pengadaan Lampu Jalan (LED) Tahun Anggaran 2012 Kabupaten Maros

WARTASULSEL.COM: MAROS - Dua Pamen Mabes Polri Kembali memanggil tersangka Rahmat Bustar dan 2 orang saksi, Hj Erni Yunus dan Taufik Jufri terkait kasus pengadaan Lampu Jalan LED Tahun Anggaran (TA) 2012 di kabupaten Maros, yang terindikasi korupsi.

Namun banyak kalangan mempertanyakan pemeriksaan kembali yg dilakukan tim dari Mabes Polri dipimpin AKBP I Putu Gede bersama Kompol Ledi.

Pasalnya, pemeriksaan yang dilaksanakan di ruang Reskrim Polres Maros, Rabu (11/10/2017) terkesan ditutup-tutupi.

”Mudah-mudahan tujuannya untuk melengkapi berkas tersangka agar dapat segera di P21 oleh Jaksa Penuntut Umum,” ujar Sekjen LSM PEKAN 21, Amir Kadir.

Jika pemerikasaan yang dilakukan Tim Mabes Polri bermaksud melemahkan status para tersangka bahkan mau meng-SP3-kan kasus ini, menurut Amir Kadir, pihaknya akan menempuh upaya hukum yakni melakukan Praperadilan.

Alasannya, ada sejumlah bukti kuat, diantaranya, hasil audit BPKP dan SPGL 4154/XII/2015/Dit.Tipideksus tgl 11 Desember 2015.

”Ini nantinya akan kita ajukan di praperadilan, termasuk mempertanyakan apakah panggilan tersangka Bupati Maros Hatta Rahman palsu, kalau ternyata palsu tentu akan kami minta supaya hal ini dipertanggungjawabkan oleh oknum yg berani memalsukan SPGL polisi yg ditanda tangani Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus saat masih dijabat Drs.Bambang Warkito,”papar Amir Kadir, pria penyuka warna ungu.

Akbar Polo, Ketua Umum DPP GEMPAR meminta kepada penegak hukum agar serius menangani kasus ini. ”Apalagi kasusnya telah mempunyai hasil audit BPK dan ada kerugian negara, terindikasi korupsi dalam kasus Lampu LED di kabupaten Maros tersebut,” kata Akbar Polo. (ahmad)