Buntut Pacukuda Ditunda, Ratusan Warga Saruaso Datangi Rumdis Bupati Tanah Datar

WARTASUMBAR.COM : TANAH DATAR - Ratusan masyarakat Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, berbondong-bondong datangi Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Tanah Datar, sebagai buntut dari ditundanya pelaksanaan pacukuda 2017 di daerah tersebut pada 14 dan 15 Oktober 2017 mendatang, Selasa (10/10) malam.

Berdasarkan pantauan, ratusan warga tersebut mulai berada datangi Rumdis Bupati Tanah Datar, semenjak jam 19.00 WIB. Mereka langsung dijaga ketat oleh pihak keamanan dan tertahan di depan gerbang masuk Rumdis Indo Jolito Batusangkar, dan tak berselang lama akhirnya pihak perwakilan masyarakat Nagari Saruaso dapatkan kesempatan untuk langsung bertemu dengan Bupati Irdinansyah Tarmizi guna sampaikan aspirasi mereka.

Wardi, salah satu warga Saruaso yang ikut hadir di Rumdis Bupati mengatakan, bahwa masyarakat Saruaso sangat berharap agar pelaksanaan pacukuda di Gelanggang Dang Tuangku tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

"Ini karena terkendala dengan sengketa tapal batas, pacukuda urung dilaksanakan. Akibatnya, sebahagian masyarakat mengalami kerugian yang tidak sedikit, terutama membiayai pembuatan tribune, bahkan ada yang membuat tribune berhutang terlebih dahulu. Jangankan meraih keuntungan, modal yang tertanam saja entah dengan apa dikembalikan," keluh wardi yang ikut di aminkan oleh masyarakat saruaso lainnya.

Katanya lagi, Masyarakat Saruaso sangat mendukung terlaksananya acara pacukuda tersebut, tapi Pemkab Tanah Datar menunda kegiatan itu karena alasan keamanan karena adanya persoalan tapal batas. 

Sementara itu, perwakilan masyarakat Saruaso, Intan Gagah, menyampaikan bahwa jika alek pacukudo tersebut gagal dilaksanakan harapan masyarakat Nagari Saruaso yang ada disekitar lapangan pacuan kuda kepada pemerintahan daerah agat dapat membantu meringankan biaya yang telah mereka keluarkan.

“Untuk membangun tribune dan warung tersebut, masyarakat ada yang berhutang dan entah bagaimana cara membayarnya,” harap Intan Gagah kepada Bupati Irdinansyah Tarmizi.

Bupati Irdinansyah dalam kesempatan itu mengatakan kepada masyarakat Nagari Saruaso akan menyelesaikan masalah tapal batas antara Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas dengan Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum dengan mengadakan rapat koordinasi dengan Forkompida.

“Prosesnya pada tanggal 23 Oktober 2017 nanti akan berlangsung,” tutup Bupati Irdinansyah Tarmizi. (Ade Aprizul)