Bule Ini Kaget Ada Tentara Masuk Tempat Ibadah

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI. Saat doa bersama untuk keselamatan bangsa di Gereja Getsemani Kota Kediri, ada yang menarik, mereka kedatangan tamu yang masuk secara tiba-tiba. Tamu itu adalah Billy berpaspor USA dan Perancis. Kedatangannya sebenarnya hanya ingin melihat langsung keadaan tempat ibadah yang ada di tengah Kota Kediri ini. rabu (10/10/2018)

Doa bersama ini spontan menjadi berubah, lantaran selang hampir setengah jam kemudian, Wempy sosok yang sangat dikenal jemaat Gereja se-Indonesia, tiba-tiba datang menghampiri anggota Kodim 0809/Kediri yang sedang melaksanakan doa bersama di Gereja tersebut.

Kedatangan Wempy sebenarnya hanya sekedar berjumpa dengan sahabat lamanya, Pendeta Timotius Kabul yang juga seorang rohaniawan Gereja Getsemani dan kedatangan Wempy jauh sebelumnya sudah dikabarkan. Namun, sang waktu berkata lain, pada hari ini juga, bertepatan dengan janji Wempy pada dua minggu yang lalu untuk datang di Kediri.

Wempy datang tidak tangan kosong, tetapi ada setumpuk Alkitab yang dibawanya. Sebenarnya Alkitab ini sedianya dibagikan kepada para penghuni Lapas, tetapi ketika ia melihat banyak anggota TNI didalam Gereja, ia berniat memberikan Alkitab sejumlah anggota TNI yang ada didalam tempat ibadah tersebut.

Yang lebih menarik ialah seorang Billy, yang sehari-hari aktif sebagai penginjil lintas benua. Kedatangannya di Indonesia adalah untuk pertama kalinya dan tempat yang pertama dikunjunginya adalah Surabaya. Selang 1 hari kemudian Billy mengunjungi Kediri, tetapi tujuannya tidak lain ingin menjemput penterjemahnya. Namun, ketika keluar dari jalan rumah si penterjemah, ia melihat bangunan Gereja dan ia ingin masuk kedalamnya.

Billy kaget, karena ada orang-orang yang berseragam mirip dengan yang ada di tayangan televisi, yaitu seragam militer Indonesia. Berkat komunikasi yang interaktif dari si penterjemah, akhirnya pertemuan anggota Kodim Kediri dengan Billy merubah suasana makin penuh persaudaraan. Billy akhirnya bercerita seputar aktifitasnya sebelum tiba di Indonesia.

Bagi Pendeta Timotius Kabul, semua ini diluar dugaan dalam waktu yang hampir bersamaan semua berkumpul dalam satu tempat. Doa bersama ini sebenarnya hanya satu tujuan, yaitu mendoakan saudara-saudara kita yang saat ini ditimpa cobaan. Tetapi lantaran ada tamu tak diundang, suasana berubah penuh canda tawa, walaupun ada kendala bahasa disana-sini, khususnya saat berkomunikasi dengan Billy. (aang)

  • Whatsapp

Index Berita