BNN Gandeng Kodim 0702/Purbalingga Pada Kegiatan Perencanaan Hari Anti Narkotika Nasional di Wilayah Purbalingga

INDONESIASATU.CO.ID:

PURBALINGGA. Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Andy Bagus D.A. S.IP bersama dengan Kepala Badan Narkotika Kabupaten Purbalingga Istantiyono S.Sos membuka acara Rapat persiapan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional yang akan diperingati pada tanggal 12 Juli mendatang di Ruang Rapat gedung BNN Kabupaten Purbalingga pada Rabu (4/7/18).

Menurut Kepala BNN Purbalingga Istantiyono S.Sos Adanya peringatan hari Anti Narkotika ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan pencegahan lingkungan dari penyalahgunaan narkoba, mendorong pemerintah kabupaten untuk melakukan kegiatan dalam pencegahan narkoba.

Kegiatan yang akan dilakukan untuk membrantas penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Purbalingga bukan sebatas seremonial, di peringatan hari anti Narkotika di wilayah Purbalingga dapat diaplikasikan dan di realisasikan antara lain dengan melakukan penyuluhan narkoba baik instansi maupun masyarakat. Disamping itu juga perlu dilakukan pemahaman dan langkah-langkah yang konkrit untuk mencegah laju penyalahgunaan narkoba. Peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan pencegahan lingkungan dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Dandim 0702/Purbalingga pada kegiatan rapat Perencanaan Hari Anti Narkotika di gedung BNN Purbalingga dalam sambutannya mengatakan, pentingnya peran serta dan kekompakan dari seluruh Instansi pemerintahan di lingkup Kab Purbalingga dalam mensukseskan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional 2018. ” Saya mendukung kegiatan positif peringatan Hari Anti Narkotika dan mari bersama sama kita sukseskan serta ramaikan peringatan hari Anti Narkotika di wilayah Purbalingga. Harapnya

Permasalahan narkotika merupakan satu diantara permasalahan global yang selalu menjadi perhatian serius bagi negara-negara di seluruh dunia. Mengingat kondisinya yang sampai saat ini belum mampu ditangani dengan baik dan cenderung mengalami peningkatan, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Dijelaskan pula, kejahatan narkotika merupakan kejahatan serius, terorganisir, dan bersifat lintas negara yang dapat menimpa seluruh lapisan masyarakat sehingga menimbulkan kerugian sangat besar, terutama dari segi kesehatan, sosial-ekonomi, dan keamanan. Bahkan kejahatan ini dapat menyebabkan hilangnya generasi bangsa (lost generation), cikal bakal penerus pembangunan. Tutur Dandim. (ragil.red)

  • Whatsapp

Index Berita