Aksi Kyai Muda Pati Mengutuk Kegiatan Terorisme

INDONESIASATU.CO.ID:

PATI - Semakin banyaknya oknum yang berupaya merusak tatanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mendapatkan perhatian serius para santri di Komunitas Pesantren Laras Jagad Pati. Bahkan, dengan adanya aksi terorisme di Surabaya belum lama, membuat komunitas dibawah asuhan KH. Abdullah Umar Fayumi atau yang karib disapa Gus Umar, turut bereaksi menolak adanya terorisme di bumi nusantara.

Gus Umar mengatakan, manusia sebagai manajer Allah di muka bumi, harus menampilkan hal-hal dengan cara yang baik. Apalagi, semua agama pasti menyampaikan segala sesuatunya dengan cinta, bukan dengan cara kekerasan.

“Manusia tidak bisa memaksakan keimanan seseorang, apalagi dengan cara kekerasan. Itu sangat tidak dibenarkan. Agama manapun, selalu mengajarkan tentang mahabbah (cinta). Maka cara yang demikian itulah yang harus kita lakukan,” ujarnya saat Halaqah komunitas pesantren Laras Jagad di Desa Tambahsari, Kecamatan Pati Kota, Senin petang (21/5/2018).

Dalam halaqah yang dihadiri oleh para kiai muda se-Kabupaten pati tersebut, setidaknya mereka mendeklarasikan lima pokok bahasan yang menjadi fokus utama kajian para kiai muda Pati. Mereka menyatakan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila, semangat Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

Selanjutnya, menolak hoax, ujarakan kebencian, fitnah dan segala upaya yang memecah belah persaudaraan sebagai bangsa Indonesia. Menolak radikalisme agama dan mengutuk keras aksi terorisme.

Selain itu, para kiai muda Pati juga mendukung program Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Joko widodo. Terakhir,dengan tegas mereka akan mengawal, mendukung dan mentaati kepemimpinan negara yang sah secara konstitusional.

“Delkarasi itu merupakan bentuk dukungan sekaligus keprihatinan kami atas aksi terorisme yang dilancarkan di Surabaya belum lama ini. Karena itu, kami melalui gerakan kultural yang kami lakukan ini, membantu pemerintah sesuai dengan kapatitas yang kami miliki,” imbuh Gus Umar.

Lebih lanjut, garakan yang sudah tersebar di kabupaten pati ini, mencoba untuk memberikan pemahaman keislaman kepada masyarakat secararahmatan lil alamin mulai dari tataran filosofisnya hingga ranah aksiologis.(kusno)

Index Berita